Psikologi konsumen adalah suatu ilmu dari
cabang psikologi dan ilmu ini memiliki cangkupan ilmu lain juga yang cukup
luas, contoh yang paling jelas adalah berbau ilmu ekonomi. Karena menurut
pandangan filsafat ilmu, bahwa ilmu saling melengkapi dan mengisi. Pengertian Konsumen
menurut Philip Kotler (2000) dalam bukunya Prinsiples Of Marketing adalah semua
individu dan rumah tangga yang membeli atau memperoleh barang atau jasa untuk
dikonsumsi pribadi. Definisi lain dari psikologi konsumen adalah kegiatan
bersibuk diri secara luas dimana manusia sebagai konsumen dari barang dan jasa.
Karena sasaran utamanya menjelaskan perilaku maka di samping psikologi konsumen
juga digunakan istilah perilaku konsumen.
Persepsi merupakan langkah awal yang dilalui oleh konsumen
ketika mereka berada dalam tahapaan pemprosesan informasi, karena itu peran
persepsi sangat besar. Kegagalan produk menyaampaikaan diferensiasinya
ditentukan dari kemampuan perusahaan menciptakan stimuli-stimuli yang
dipaparkan, diperhatikan dan diingat oleh konsumen.
a. Stategi dalam Media
Proses persepsi yang telah dijelaskan diatas, meninggalkan simpulan yang jelas bagi Pemasar, bahwa proses pemaparan (exposure) dalam tahapan persepsi merupakan proses yang sifatnya selektif bukan bersifat random. Artinya, pemasaran harus menciptakan berbagai paparan stimuli sedemikian informasi tersampaikan dengan efektif..
b. Strategi dalam Retail
Benak konsumen dibanjiri oleh berbagai informasi. Konsumen tidak memiliki kemampuan untuk memproses seluruh informasi tersebut.
c. Desain Iklan dan Kemasan
Iklan dan kemasan memiliki 2 peran penting yaitu untuk menarik perhatiaan dan menyaampaikan pesan produk kepada konsumen.
Ketika konsumen telah memiliki rasa tertarik dengan kategori produk yang ditawarkan, maka pemasar tidak akan menemukan kesulitan berarti dalam rangka menarik perhatian
a. Stategi dalam Media
Proses persepsi yang telah dijelaskan diatas, meninggalkan simpulan yang jelas bagi Pemasar, bahwa proses pemaparan (exposure) dalam tahapan persepsi merupakan proses yang sifatnya selektif bukan bersifat random. Artinya, pemasaran harus menciptakan berbagai paparan stimuli sedemikian informasi tersampaikan dengan efektif..
b. Strategi dalam Retail
Benak konsumen dibanjiri oleh berbagai informasi. Konsumen tidak memiliki kemampuan untuk memproses seluruh informasi tersebut.
c. Desain Iklan dan Kemasan
Iklan dan kemasan memiliki 2 peran penting yaitu untuk menarik perhatiaan dan menyaampaikan pesan produk kepada konsumen.
Ketika konsumen telah memiliki rasa tertarik dengan kategori produk yang ditawarkan, maka pemasar tidak akan menemukan kesulitan berarti dalam rangka menarik perhatian
menilai
alternatif pilihan konsumen terdapat 5 (lima) konsep dasar yang dapat
digunakan, yaitu :
a.
Sifat-sifat produk, apa yang menjadi ciri-ciri khusus dan perhatian
konsumen terhadap
produk atau jasa tersebut.
b. Pemasar
hendaknya lebih memperhatikan pentingnya ciri-ciri
produk dari
pada penonjolan ciri-ciri produk.
c.
Kepercayaan konsumen terhadap ciri merek yang menonjol.
d. Fungsi
kemanfaatan, yaitu bagaimana konsumen mengharapkan
kepuasan
yang diperoleh dengan tingkat alternativ yang berbedabeda
setiap hari.
e. Bagaimana
prosedur penilaian yang dilakukan konsumen dari sekian banyak ciri-ciri barang.
Dalam Kutipannya (Fandy Tjiptono)
menegaskan 3 (tiga) aspek utama dimensi perilaku konsumen, yaitu1. Tipe Pelanggan, meliputi: Konsumen akhir atau konsumen rumah tangga, yaitu konsumen yang melakukan pembelian untuk kepentingan diri sendiri, keluarga, atau keperluan hadiah bagi teman maupun saudara, tanpa bermaksud untuk menjual belikannya. Konsumen Bisnis (disebut pula konsumen organisasional, konsumen industrial, atau konsumen antara) adalah jenis konsumen yang melakukan pembelian untuk keperluan pemrosesan lebih lanjut, kemudian dijual (produsen); disewakan kepada pihak lain; dijual kepada pihak lain (pedagang)
2. Peranan konsumen terdiri atas hal-hal sebagai berikut:
User adalah orang yang benar-benar (secara aktual) mengonsumsi atau menggunakan produk atau mendapatkan manfaat dari produk atau jasa yang dibeli.
Payer adalah orang yang mendanai atau membiayai pembelian.
Buyer adalah orang yang berpartisipasi dalam pengadaan produk dari pasar.
3. Perilaku pelanggan, terdiri atas:
Aktivitas mental ,seperti menilai kesesuaian merek produk, menilai kualitas produk berdasarkan informasi yang diperoleh dari iklan, dan mengevaluasi pengalaman actual dari konsumsi produk/jasa.
Aktivitas fisik , meliputi mengunjungi toko, membaca panduan konsumen atau katalog, berinteraksi dengan wiraniaga, dan memesan produk.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar